Kasus Korupsi Pertamina, Warga Beralih ke SPBU Swasta

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 27 Feb 2025, 14:12
thumbnail-author
Akbar Mubarok
Penulis
thumbnail-author
Tim Redaksi
Editor
Bagikan
SPBU Shell. (Antara) SPBU Shell. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Kasus bahan bakar oplosan yang melibatkan Pertamina semakin menjadi sorotan publik, masyarakat kini mulai beralih ke SPBU swasta sebagai langkah untuk menghindari risiko menggunakan bahan bakar yang tidak murni.

Hal ini terlihat dari berbagai unggahan di media sosial yang menunjukkan antrean kendaraan di SPBU swasta meningkat drastis.

Salah satu video yang diunggah oleh akun Instagram @JakartaKeras, Kamis 27 Febuari 2025,  memperlihatkan sejumlah kendaraan yang mengisi bahan bakar di SPBU swasta.

Baca Juga : Wakil Ketua Komisi XII DPR: Tidak Ada Skema Oplosan di BBM Pertamina

Banyak pengguna kendaraan mengaku khawatir dengan kualitas bahan bakar setelah mencuatnya kasus oplosan yang diduga mengubah takaran RON tersebut.

Video tersebut pun menjadi viral dan menarik perhatian warganet, sehingga menambah kekhawatiran masyarakat terhadap bahan bakar dari SPBU Pertamina.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by JAKARTA KERAS (@jakarta.keras)

Baca Juga : Ini Daftar 12 Direktur Pertamina yang Jadi Tersangka Kasus Korupsi

"Udah ketahuan korupsi bukane instropeksi malah klarifikasi tambah buat masyarakat malas andai shell ada di semua kota udh pst pada pindah pakai Shell," ujarnya.

"kalo ga shell ya bp atau vivo, si merah minggir dulu deh," katanya.

"Pindah ke pertamini pinggir jalan," tulisnya.

Jaminan Pertamina

Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri memastikan Pertamax, produk BBM dengan Research Octane Number (RON) 92, dan produk-produk Pertamina lainnya, memiliki kualitas yang baik dan sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan oleh Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) – Kementerian ESDM, yang secara berkala dilakukan pengujian dan diawasi secara ketat oleh Kementerian ESDM melalui Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi (LEMIGAS).

Pertamina menghormati proses penyidikan yang sedang dilakukan oleh Kejaksaan Agung atas Tata Kelola Minyak Mentah dan Produk Kilang di tahun 2018-2023.

Pertamina memastikan bahwa selama proses penyidikan tersebut, operasional Pertamina dalam melayani kebutuhan BBM kepada masyarakat tetap berjalan dengan lancar.

“Kami pastikan bahwa operasional Pertamina saat ini berjalan lancar, dan terus mengoptimalkan layanan serta menjaga kualitas produk BBM kepada masyarakat,” kata Simon, Kamis, 27 Februari 2025. 

x|close