Indonesia dan ASEAN Siapkan Langkah Hadapi Kebijakan Tarif Baru AS

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 4 Apr 2025, 09:26
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Asia Tenggara / ASEAN Asia Tenggara / ASEAN (Istimewa)

Ntvnews.id, Jakarta - Pemerintah Indonesia bersama negara-negara ASEAN tengah menyusun strategi untuk menghadapi kebijakan tarif perdagangan baru yang diterapkan oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Kebijakan ini menetapkan tarif timbal balik sebesar 32% untuk Indonesia, yang berpotensi memberikan dampak besar terhadap ekspor nasional.

Kementerian Luar Negeri RI menyampaikan bahwa pemerintah telah berkoordinasi dengan Malaysia, yang saat ini memegang Keketuaan ASEAN, guna membahas kemungkinan langkah kolektif dalam merespons kebijakan tersebut.

Baca Juga: Indonesia Kena Tarif Impor Trump 32 Persen, Ini Instruksi Prabowo ke Kabinet

"Indonesia telah berkomunikasi dengan Malaysia selaku pemegang Keketuaan ASEAN untuk mengambil langkah bersama mengingat 10 negara ASEAN seluruhnya terdampak pengenaan tarif AS," demikian pernyataan Kemlu RI.

Presiden AS, Donald Trump, telah menetapkan tarif resiprokal dengan persentase berbeda bagi setiap negara ASEAN, sebagai berikut:

  • Indonesia: 32%
  • Malaysia: 24%
  • Vietnam: 46%
  • Kamboja: 49%
  • Singapura: 10%
  • Filipina: 17%
  • Thailand: 36%
  • Laos: 48%
  • Brunei: 24%
  • Timor Leste: 10%

Pemerintah menilai bahwa kebijakan tarif ini akan berdampak pada sektor perdagangan Indonesia, khususnya dalam industri elektronik, tekstil, alas kaki, minyak sawit, karet, furnitur, serta produk perikanan dan kelautan.

Selain menjalin koordinasi dengan ASEAN, Pemerintah Indonesia juga berencana untuk mengadakan perundingan langsung dengan AS guna mencari solusi terbaik. Delegasi tingkat tinggi akan dikirim ke Washington DC untuk melakukan negosiasi dengan pihak AS.

Baca Juga: Ramai-ramai Negara Lawan Kebijakan Tarif impor Donald Trump

Kemlu RI menegaskan bahwa perundingan ini akan difokuskan pada berbagai isu yang menjadi perhatian Pemerintah AS, termasuk poin-poin yang tercantum dalam laporan National Trade Estimate (NTE) 2025 yang diterbitkan oleh US Trade Representative.

Dalam pernyataan resminya, Kemlu RI menegaskan bahwa Pemerintah akan terus berupaya menjaga daya saing ekspor nasional serta memastikan kebijakan perdagangan yang adil bagi Indonesia di tingkat global.

Di sisi lain, pemerintah juga sedang menyiapkan langkah-langkah mitigasi guna mengurangi dampak negatif dari penerapan tarif baru terhadap sektor perdagangan dan industri dalam negeri.

x|close