Ntvnews.id
Pencapaian ini mengindikasikan bahwa fitur pembuatan gambar terbaru yang diperkenalkan OpenAI berada di jalur yang tepat untuk menjadi salah satu produk paling populer yang pernah dirilis oleh perusahaan.
Dilansir oleh TechCrunch pada Kamis, 3 April 2024, Brad Lightcap, selaku Chief Operating Officer (COO) OpenAI, mengungkapkan bahwa jumlah permintaan tersebut berasal dari 130 juta pengguna sejak peluncuran generator gambar terbaru di ChatGPT pada Selasa, 25 Maret 2025.
Data menarik lainnya menunjukkan bahwa India saat ini menjadi pasar dengan pertumbuhan pengguna ChatGPT paling pesat.
Menanggapi tingginya permintaan, Lightcap menegaskan bahwa OpenAI terus berupaya memberikan layanan terbaik untuk memenuhi kebutuhan pengguna.
Baca juga: Viral Fitur Gambar Ala Studio Ghibli, ChatGPT Kewalahan Gegara Pengguna Naik Drastis
“Kami menghargai kesabaran Anda saat kami mencoba melayani semua orang,” tulis Lightcap dalam unggahannya di X. Lebih lanjut ia menambahkan, “(Tim) terus bekerja sepanjang waktu.”
Sejak peluncuran generator gambar terbaru di ChatGPT pada akhir Maret 2025, banyak pengguna internet beramai-ramai memanfaatkannya, terutama karena fitur AI generatif ini mampu menciptakan gambar dengan gaya animasi Ghibli.
Fenomena ini memicu beragam reaksi. Di satu sisi, meningkatnya jumlah pengguna membawa keuntungan bagi OpenAI, tetapi di sisi lain, banyak pekerja seni menyuarakan keberatan, menilai bahwa teknologi ini menimbulkan dilema etis.
Menurut CEO OpenAI, Sam Altman, lonjakan popularitas generator gambar ini berdampak pada penundaan produk serta gangguan sementara pada layanan. OpenAI pun saat ini tengah berupaya meningkatkan infrastruktur guna mengakomodasi permintaan yang terus bertambah.
(Sumber: Antara)