Ntvnews.id, Jakarta - Kabar duka datang dari dunia perfilman Indonesia. Ray Sahetapy, salah satu aktor legendaris Tanah Air, dikabarkan meninggal dunia pada Selasa, 1 April 2025, sekitar pukul 21.04 WIB.
Berita ini disampaikan melalui akun Instagram Surya Sahetapy, yang turut berbagi kesedihan atas kepergian sang aktor yang telah menyentuh banyak hati penonton Indonesia selama puluhan tahun.
Berikut adalah profil singkat dari aktor Ray Sahetapy, dilansir dari berbagai sumber.
Profil Ray Sahetapy
Ray Sahetapy memiliki nama lengkap Farence Raymond Sahetapy, lahir pada 1 Januari 1957 di Donggala, Sulawesi Tengah. Ia sempat menempuh pendidikan di Institut Kesenian Jakarta (IKJ).
Ray memiliki perjalanan hidup yang penuh warna, baik dalam karier maupun kehidupan pribadinya. Ia pernah menikah dengan penyanyi Dewi Yull pada 16 Juni 1981, dan dikaruniai empat anak, yakni Gizca Putri Sahetapy, Rama Putra Sahetapy, Panji Surya Sahetapy, dan Mohammad Raya Sahetapy.
Lihat postingan ini di Instagram
Sayangnya, pernikahan tersebut berakhir dengan perceraian pada 24 Agustus 2004. Namun, Ray tidak lama setelahnya menikah secara siri dengan Sri Respatini Kusumastuti pada Oktober 2004.
Karier akting Ray Sahetapy dimulai pada tahun 1980, saat ia terjun ke dunia film melalui debutnya dalam film Gadis. Di sinilah ia pertama kali bertemu dengan Dewi Yull, yang kelak menjadi istri pertamanya.
Seiring berjalannya waktu, Ray semakin dikenal berkat perannya dalam film Noesa Penida (1988), yang membawanya meraih nominasi Aktor Terbaik di ajang Festival Film Indonesia 1989.
Karier Ray Sahetapy tak hanya terbatas pada layar lebar. Ia juga dikenal sebagai sosok yang mendalami dunia teater. Ketika industri film Indonesia mengalami masa-masa suram, Ray memilih untuk mendirikan sebuah sanggar teater guna terus mengasah dan berbagi ilmu seni peran.
Dengan segudang pengalaman dan prestasi di dunia seni peran, Ray Sahetapy meninggalkan warisan yang tak terlupakan. Ia telah membintangi berbagai film dan serial yang menjadi bagian dari sejarah perfilman Indonesia.
Dedikasinya terhadap dunia seni tak hanya tercermin dari banyaknya karya yang dihasilkan, tetapi juga dari pengaruh positifnya terhadap generasi muda yang ingin berkarier di dunia seni peran.
Kepergian Ray Sahetapy meninggalkan luka yang dalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi para penggemar dan industri perfilman Indonesia. Namun, karyanya akan terus dikenang, dan namanya akan selalu dihargai sebagai salah satu aktor terbaik yang pernah dimiliki Indonesia.
Semoga Ray Sahetapy mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.