Ntvnews.id, Jakarta - Rajawali Medan resmi merekrut Yo Sua sebagai asisten pelatih untuk mendampingi pelatih kepala baru, Arif Gunarto. Langkah ini dilakukan setelah tim melepas Moosa Permadi, yang sebelumnya mendampingi Coach Raoul Miguel Hadinoto (Coach Ebos). Dengan pengalaman dan rekam jejaknya di IBL, Yo Sua diharapkan dapat membantu Rajawali Medan bangkit dari performa buruk di musim ini.
Yo Sua, yang kini berusia 34 tahun, merupakan mantan pemain Prawira Bandung yang turut membawa timnya menjuarai IBL 2023. Sebelum itu, ia bermain untuk Satya Wacana Salatiga selama enam tahun sebelum bergabung dengan Satria Muda Pertamina pada 2015. Setelah sempat pensiun pada 2017, ia kembali ke dunia basket dan berhasil meraih gelar juara bersama Prawira.
Keputusan Yo Sua untuk beralih ke dunia kepelatihan menjadi langkah baru dalam kariernya. Rajawali Medan melihat pengalaman dan prestasinya sebagai faktor utama dalam merekrutnya. Bersama asisten pelatih lainnya, Maddis Abieza, Yo Sua diharapkan dapat membantu membangun kembali kekuatan tim yang saat ini mengalami kesulitan di liga.
Baca juga: Rajawali Medan Terus Berupaya Raih Kemenangan Pertama di IBL 2025
Saat ini, Rajawali Medan berada di posisi terbawah klasemen sementara IBL Gopay 2025 dengan rekor sembilan kekalahan beruntun tanpa kemenangan (0-9). Performa buruk ini mendorong manajemen untuk melakukan perubahan besar dalam tim kepelatihan, dengan harapan bisa membawa hasil yang lebih baik di sisa musim ini.
Rajawali Medan akan kembali berlaga pada 8 Maret mendatang melawan Bima Perkasa Jogja di GOR Pancasila Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta. Pertandingan ini menjadi momen penting untuk menguji efektivitas perubahan strategi yang dilakukan oleh jajaran kepelatihan baru.
Dengan bergabungnya Yo Sua, Rajawali Medan berharap dapat segera bangkit dan kembali bersaing di IBL. Para penggemar pun menantikan apakah perubahan ini bisa membawa dampak positif bagi performa tim di sisa musim 2025.
(Sumber: Antara)