Tolak Pembangunan Sekolah Kristen, Komunitas Muslim di Parepare Ancam Perang

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 30 Sep 2024, 14:52
Alber Laia
Penulis
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Salah satu pembicara, Fahri, yang mengaku sebagai ketua FPI daerah Parepare, Sulawesi Selatan. Salah satu pembicara, Fahri, yang mengaku sebagai ketua FPI daerah Parepare, Sulawesi Selatan. (Instagram)

Ntvnews.id, Parepare - Polemik di Parepare, Sulawesi Selatan, sedang memanas dimana sekelompok elemen ormas Islam mengeluarkan ancaman keras terhadap pendirian sekolah Kristen di Kelurahan Watang, Soreang.

Baca Juga:

Jumlah Korban Longsor Tambang Emas Ilegal di Solok Bertambah

Blusukan ke Bukit Duri, Bang Doel Bagikan Momen Haru ke Warga

Dalam sebuah video yang beredar luas, tampak para pembicara dalam diskusi Forum Masyarakat Muslim Parepare mengekspresikan penolakan mereka.

"Kita perang saja, tentukan saja kapan dan dimana perangnya," katanya dalam unggahan video akun Instagram @info.negri, pada Senin, (30/9/2024).

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Warga Net Netizen (@info.negri)

Salah satu pembicara, Fahri, yang mengaku sebagai ketua FPI setempat, secara terang-terangan menyerukan aksi keras jika pembangunan sekolah tersebut tetap dilanjutkan.

"Saya ketua FPI di sini, saya menelepon 10 nomor, 1.000 laskar akan turun di sini. Dengan hanya menelepon 10 nomor," teriaknya.

Lebih jauh, Fahri bahkan menyebutkan keinginannya untuk membuat Parepare mirip dengan Poso, mengacu pada konflik berdarah yang pernah terjadi di Indonesia antara umat beragama.

"Kita lihat siapa menang, kita jadikan Poso ini Parepare," tambahnya.

Pernyataan ini memicu ketegangan dan kecemasan di kalangan masyarakat, serta menimbulkan banyak pertanyaan mengenai situasi toleransi dan kerukunan beragama di daerah tersebut.

Unggahan video tersebut segera menarik perhatian publik dan menjadi bahan perdebatan di media sosial.

x|close