Staf Ahli Kementerian Komdigi jadi Tersangka Judi Online

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 1 Nov 2024, 13:04
thumbnail-author
Moh. Rizky
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Polda Metro Jaya menetapkan 11 orang sebagai tersangka kasus judi online (judol). Dari 11 tersangka ini, ada yang berasal dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).

"(Sebanyak) 11 orang diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka. Ada sipil dan beberapa di antaranya Komdigi, ada juga beberapa staf ahli Komdigi," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, Jumat (1/11/2024).

Walau demikian, Ade Ary belum menjelaskan sosok dan berapa orang tersangka yang berasal dari pegawai Komdigi. Meski begitu, ia mengatakan masih ada tersangka yang masih buron atau masuk daftar pencarian orang (DPO).

"Belum saya cek lagi, masih ada yang DPO segala macam," ucap Ade Ary.

Sebelumnya, pegawai Komdigi ditangkap kepolisian karena terlibat judi online (judol). Polisi masih memeriksa pegawai tersebut.

"Terkait salah satu pegawai pada kementerian Komdigi (Kominfo) masih dilakukan pemeriksaan," ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, Kamis (31/10/2024).

Trunoyudo menjelaskan, kasus yang melibatkan pegawai Komdigi sudah naik ke tahap penyidikan.

"Untuk pendalaman penyidikan," ucapnya.

Trunoyudo menegaskan, Polri akan terus melakukan penelusuran sampai tuntas kasus ini. Sebab, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah berkomitmen memberantas kejahatan judi online.

"Kapolri juga sudah memberikan instruksi kepada seluruh jajaran untuk mendukung Asta Cita Presiden RI Bapak Prabowo Subianto serta berbagai program dan kebijakan pemerintah. Polri akan bekerjasama dengan stakeholder lainnya dalam mengungkap perjudian online," jelasnya.

Menurut dia, Polri akan segera menyampaikan hasil pendalaman keterangan pegawai Komdigi tersebut. "Penyidik Polri masih bekerja sampai dengan saat ini oleh karena itu tunggu hasilnya dari penyidik Polri," tandasnya.

TERKINI

Jerman Siap Perang!

Luar Negeri Kamis, 3 Apr 2025 | 08:30 WIB

Dedi Mulyadi Klaim Nggak Ada Macet Parah di Puncak

Metro Kamis, 3 Apr 2025 | 08:30 WIB

PM Kanada Telepon Presiden Meksiko untuk Hadapi Trump, Ada Apa?

Luar Negeri Kamis, 3 Apr 2025 | 08:24 WIB

Anggota Parlemen AS 25 Jam Kritik Donald Trump Tanpa henti

Luar Negeri Kamis, 3 Apr 2025 | 08:24 WIB

Bayang-bayang Pecahnya Perang di Selat Taiwan

Luar Negeri Kamis, 3 Apr 2025 | 08:15 WIB

Hari Ini One Way Arus Balik Lebaran Mulai Berlaku

Nasional Kamis, 3 Apr 2025 | 08:10 WIB

Junta Militer Myanmar Larang Wartawan Asing Liput Gempa

Luar Negeri Kamis, 3 Apr 2025 | 08:00 WIB
Load More
x|close