5 Kecelakaan Pesawat Paling Mematikan Dalam Sejarah Penerbangan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 13 Des 2024, 04:00
thumbnail-author
Zaki Islami
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Ilustrasi Kecelakaan Pesawat Ilustrasi Kecelakaan Pesawat (Wonder List)

Ntvnews.id, Jakarta - Ada sejumlah kecelakaan pesawat paling mematikan dalam sejarah dunia penerbangan. Meskipun pesawat dianggap sebagai salah satu transportasi paling aman, namun kecelakaan pesawat sulit dihindari.

Kecelakaan pesawat tidak hanya mengalami kerusakan dalam bagian pesawat, ada juga kecelakaan gegara masalah alam, seperti tersambar petir atau menabrakan burung. Berikut beberapa kecelakaan pesawat paling mematikan dalam sejarah penerbangan, dilansir Wonder List:

1. Tabrakan Pesawat Pan Am Flight 1736 dan KLM Flight 4805

Kecelakaan penerbangan paling mematikan ini terjadi pada tanggal 27 Maret 1977, ketika dua pesawat Boeing 747 terlibat dalam tabrakan di landasan pacu di Bandara Los Rodeos (sekarang Bandara Tenerife North). Penyebab kecelakaan tersebut dilaporkan sebagai kesalahan pilot, masuknya air ke landasan pacu, kabut tebal, keterbatasan dan kegagalan komunikasi.

Baca Juga: 2 Turis Asal Polandia Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan Mengerikan

Pesawat pertama adalah Pan Am Boeing 747-121 (380 penumpang, 16 kru, total 396  dan pesawat kedua adalah PH-BUF, KLM Boeing 747-206B 234 penumpang, 14 kru; total 248). Sebanyak 583 dari 644 orang tewas dalam kecelakaan tersebut. Hanya 6 orang yang selamat, semuanya berasal dari penerbangan pertama.

2. Japan Airlines

Kecelakaan penerbangan paling mematikan kedua sepanjang masa terjadi pada tanggal 12 Agustus 1985, ketika penerbangan penumpang Japan Airlines Penerbangan 123 jatuh karena kerusakan mekanis pada 12 menit setelah penerbangan menabrak dua punggungan Gunung Takamagahara di Ueno, Prefektur Gunma, 100 km dari Tokyo.

Ini adalah kecelakaan pesawat tunggal paling mematikan dalam sejarah yang merenggut nyawa 520 orang termasuk 15 kru dan 505 penumpang. Hanya 4 orang, semuanya penumpang wanita yang selamat dari kecelakaan tersebut termasuk seorang wanita berusia 26 tahun, seorang wanita berusia 34 tahun dan putrinya yang berusia 8 tahun dan seorang gadis berusia 12 tahun.

3. Saudi Arabian dan Kazakhstan Airlines

Dikenal sebagai tabrakan di udara Charkhi Dadri, ini adalah kecelakaan penerbangan paling mematikan ke-3 sepanjang masa. Kecelakaan ini melibatkan tabrakan di udara antara Saudi Arabian 763 dan Kazakhstan Airlines 1907 yang menewaskan 349 orang di dalam kedua pesawat tersebut, menjadikannya sebagai tabrakan di udara yang paling mematikan di dunia.

Pesawat yang pertama dalam perjalanan dari Delhi ke Dhahran, Arab Saudi (289 penumpang, 23 kru; total 312), dan pesawat yang kedua dalam perjalanan dari Chimkent, Kazakhstan, ke Delhi (27 penumpang, 10 kru; total 37). Tabrakan tersebut disebabkan oleh kesalahan pilot pada pesawat Kazakhstan Airlines.

4. Turkish Airlines

Turkish Airlines 981 jatuh di luar Paris, Prancis, pada tanggal 3 Maret 1974, menewaskan seluruh 346 orang di dalamnya, termasuk 335 penumpang dan 11 kru. Juga dikenal sebagai bencana udara Ermenonville, dari hutan tempat pesawat jatuh, hingga saat ini merupakan kecelakaan pesawat tunggal paling mematikan dengan tidak ada yang selamat.

Penyebab dari bencana ini adalah kegagalan pintu kargo Pintu kargo yang tidak diamankan dengan baik di bagian belakang pesawat putus, menyebabkan dekompresi eksplosif yang memutuskan kabel yang diperlukan untuk mengendalikan pesawat

5. Air India

Pada tanggal 23 Juni 1985, Air India 182 yang beroperasi pada rute Montreal, Kanada-London, Inggris-Delhi, Air India dihancurkan di udara oleh sebuah bom pada ketinggian 31.000 kaki (9.400 m) dan akhirnya jatuh ke Samudera Atlantik saat berada di wilayah udara Irlandia. Tidak ada yang selamat dari kecelakaan fatal ini dan merenggut nyawa seluruh 329 orang yang ada di dalam pesawat, termasuk 307 penumpang dan 22 kru.

Kecelakaan ini terjadi pada saat yang sama dengan pengeboman di Bandara Narita, membuat banyak orang percaya bahwa keduanya saling terkait dan kemudian terbukti benar. Ini adalah pembunuhan massal terbesar di Kanada hingga saat ini. Ini merupakan pembalasan terhadap India atas operasi yang dilakukan oleh Angkatan Darat India, Operasi Blue Star.

x|close