Ukraina Bombardir Tempat Vital Rusia!

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 9 Jan 2025, 08:00
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Rusia Evakuasi Warganya di Kursk Rusia Evakuasi Warganya di Kursk (Reuters)

Ntvnews.id, Kyiv - Ukraina mengklaim pasukannya berhasil menyerang depot minyak Rusia yang digunakan oleh Angkatan Udara Moskow. Depot minyak yang menjadi target serangan tersebut terletak ratusan kilometer dari perbatasan kedua negara, yang telah terlibat konflik selama hampir tiga tahun terakhir.

Serangan ini merupakan bagian dari peningkatan aksi lintas perbatasan antara Ukraina dan Rusia, yang sebagian besar menargetkan infrastruktur energi dan militer. Ketegangan ini terus memanas sejak Rusia melancarkan invasinya ke Ukraina pada Februari 2022.

Dilansir dari AP, Kamis, 9 Januari 2025, Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina, menyatakan bahwa pasukannya menyerang depot minyak di wilayah Saratov.

Baca Juga: Rusia Kelakar Bakal Balas Dendam ke AS

"Pasukan pertahanan Ukraina menyerang depot minyak Rusia di Engels, bagian dari wilayah Saratov," ungkap pernyataan tersebut melalui media sosial.

"Depot minyak ini diketahui menyediakan bahan bakar untuk lapangan terbang militer Engels-2, yang menjadi basis penerbangan strategis musuh," tambahnya.

Rusia mengakui serangan ini dan menyebut bahwa Ukraina menggunakan kendaraan udara tak berawak (drone) dalam aksinya. Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan bahwa sistem pertahanan udara mereka berhasil menembak jatuh setidaknya 32 drone Ukraina, termasuk 11 di antaranya di wilayah Saratov.

Roman Busargin, gubernur wilayah Saratov, menyampaikan bahwa tim tanggap darurat dikerahkan ke sebuah fasilitas industri yang terbakar akibat serangan drone Ukraina. Namun, Busargin tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai jenis fasilitas yang terkena dampak, hanya menegaskan bahwa tidak ada korban luka dalam insiden tersebut.

Baca Juga: Connie Bakrie Klaim Amankan Dokumen Hasto di Rusia, Apa Isinya?

Ukraina mengklaim bahwa serangan terhadap fasilitas minyak merupakan bagian dari strategi untuk mengurangi pendapatan energi Rusia yang digunakan untuk mendukung operasinya di Ukraina.

"Penghancuran depot minyak menciptakan kendala logistik signifikan bagi penerbangan strategis Rusia, sehingga membatasi kemampuan mereka untuk menyerang kota-kota Ukraina dan target sipil lainnya," jelas Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina.

Sementara itu, Ukraina juga melaporkan bahwa sistem pertahanan udaranya berhasil menembak jatuh sedikitnya 41 drone Rusia, sementara 22 drone lainnya dinonaktifkan oleh sistem jamming elektronik atau hilang dari radar.

x|close