Viral Seorang Mahasiswa Terbang Pakai Parasut ke Kampus Gegara Takut Telat Ujian

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 27 Feb 2025, 07:04
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Ilustrasi ujian. Ilustrasi ujian. (Freepik)

Ntvnews.id, Jakarta -  Seorang mahasiswa asal Kolhapur, Samarth Mahangde, memilih cara yang tidak biasa untuk menghadapi ujian semesternya—dengan terbang menggunakan parasut.

Dilansir dari Times of India, Kamis, 27 Februari 2025, kejadian unik ini bermula ketika Samarth sedang sibuk bekerja di kedai jusnya di Panchgani. Saat teman-temannya menghubungi, mereka terkejut karena Samarth belum tiba di lokasi ujian. Dalam kepanikan, ia baru menyadari bahwa jadwal ujian telah berubah tanpa sepengetahuannya.

Agar tidak terjebak kemacetan, Samarth mencari cara cepat untuk mencapai lokasi ujian yang berjarak 15 kilometer. Ia pun meminta bantuan Govind Yewale, seorang ahli paralayang setempat. Meskipun awalnya ragu dan menegur Samarth, Yewale akhirnya setuju untuk membantunya.

Baca Juga: Kemenag Ajak Mahasiswa dan Santri Terapkan Nilai-nilai Deklarasi Istiqlal lewat Budaya

Dengan peralatan paralayang, Samarth berhasil menempuh perjalanan hanya dalam lima menit dan tiba tepat waktu di tempat ujian. Aksinya yang luar biasa ini pun viral di media sosial, menarik perhatian banyak orang.

"Kertas soal sudah dibagikan, tetapi saya masih diizinkan masuk," ujar Samarth.

Sebagai mahasiswa Universitas Shivaji, Kolhapur, Samarth harus membagi waktu antara belajar dan bekerja demi menghidupi keluarganya. "Pendidikan saya sama pentingnya," katanya kepada TOI.

Selain menjadi solusi darurat bagi dirinya, aksi Samarth juga menyoroti masalah kemacetan di kawasan wisata seperti Panchgani. Inspektur Polisi Satara, Samir Shaikh, menegaskan bahwa kemacetan lalu lintas memang menjadi tantangan, terutama di musim liburan. "Kami telah menerapkan manajemen lalu lintas sepanjang tahun," jelasnya.

Baca Juga: Mahasiswa Tetap Berdemo di Patung Kuda Meski Diguyur Hujan

Peristiwa ini menunjukkan bahwa terkadang, solusi kreatif dibutuhkan untuk menghadapi tantangan sehari-hari. Keberanian Samarth untuk berpikir di luar kebiasaan menjadi inspirasi bagi banyak orang.

Meskipun petualangan ini tak terlupakan, Samarth menekankan pentingnya komunikasi dan informasi yang akurat. Kesalahan dalam memahami jadwal ujian bisa berakibat fatal jika tidak segera ditangani. Panggilan dari teman-temannya menjadi momen penting yang mengubah situasi.

Jika ia memilih berkendara, kemungkinan besar ia akan terjebak macet dan kehilangan kesempatan mengikuti ujian.

"Jika saya terjebak dalam kemacetan, saya tidak akan bisa ikut ujian," katanya.

Keputusan beraninya membuktikan bahwa terkadang, solusi yang tidak biasa bisa menjadi pilihan terbaik.

Aksi Samarth tidak hanya menarik perhatian publik, tetapi juga memberikan pelajaran berharga tentang pentingnya kesiapan dan kecepatan dalam mengambil keputusan. Kisah ini menunjukkan bahwa dalam situasi darurat, berpikir cepat dan berani mengambil risiko bisa menghasilkan pencapaian luar biasa.

x|close