Ntvnews.id
Hingga saat ini, sekitar 600 hektare lahan telah terbakar, menghanguskan setidaknya 84 bangunan dan memaksa 2.000 warga mengungsi.
Rekaman udara dari penyiar publik NHK menunjukkan helikopter menjatuhkan air di beberapa titik hutan di Kota Ofunato, Prefektur Iwate, sebagai upaya pemadaman.
Baca juga: DPR Setuju Hibah Kapal Patroli dari Jepang
Wali Kota Ofunato, Kiyoshi Fuchigami, menyebut kebakaran ini sebagai "berskala besar" Ia menjelaskan bahwa angin kencang dari barat mempercepat penyebaran api, yang awalnya berasal dari beberapa titik kecil di wilayah tersebut.
Tim penyelamat menemukan satu jenazah yang hangus di area terdampak. Polisi saat ini tengah menyelidiki apakah kematian tersebut terkait dengan kebakaran hutan.
Sebelumnya, kebakaran terjadi di Ofunato pada Rabu 19 Februari 2025 dan sebagian besar berhasil dipadamkan pada Selasa 18 Februari 2025.
Kebakaran kedua muncul di wilayah terdekat, Rikuzentakata, pada Selasa 25 Februari 2025 dan baru bisa dipadamkan pada Rabu 26 Februari 2025 di siang hari.
Hingga kini, penyebab kebakaran masih belum diketahui. Jepang sendiri mencatat sekitar 1.300 kasus kebakaran hutan sepanjang tahun 2023.
(Sumber: Antara)