Ntvnews.id, Jakarta - Program PemeriksaanKesehatan Gratis (PKG) Kementerian Kesehatan yang diluncurkan pada 10 Februari 2025 telah mencatat pencapaian penting dengan jumlah pendaftar yang melampaui 1 juta orang per 19 Maret 2025.
Menurut rilis Kemenkes yang diterima Ntvnews.id, Kamis, 20 Maret 2025, rata-rata pendaftar harian saat ini berada di kisaran 80.000 orang per hari. Program ini menargetkan 50 juta peserta dalam tahun pertamanya dan terus berupaya meningkatkan jumlah pendaftar harian hingga mencapai 150.000 orang.
Berdasarkan laporan harian PKG per 20 Maret 2025, berikut adalah data pelaksanaan program hingga 19 Maret 2025 pukul 22.00 WIB:
-
Total pendaftar: 1.005.677 orang (terdaftar untuk layanan hingga Januari 2026)
-
Total pendaftar yang sudah mengikuti pemeriksaan: 820.277 orang
-
Pendaftar yang hadir untuk pemeriksaan: 736.876 orang
-
Peserta yang telah menjalani pemeriksaan lengkap: 527.077 orang
-
Peserta dengan data pemeriksaan belum lengkap atau pemeriksaan tidak lengkap: 111.115 orang
-
Data pemeriksaan yang belum masuk: 98.684 orang
-
Jumlah provinsi yang melayani program ini: 38 provinsi
-
Jumlah kabupaten/kota yang melayani: 496 kabupaten/kota
-
Jumlah puskesmas yang melayani: 8.589 puskesmas
Selain data kumulatif, berikut adalah statistik pelaksanaan program pada 19 Maret 2025:
-
Pendaftar baru: 82.944 orang
-
Pendaftar yang hadir untuk pemeriksaan: 75.548 orang
-
Peserta yang mendapatkan pemeriksaan lengkap: 36.856 orang
-
Data pemeriksaan belum lengkap atau pemeriksaan tidak lengkap: 16.775 orang
-
Data pemeriksaan yang belum masuk: 21.917 orang
-
Jumlah provinsi yang melayani: 38 provinsi
-
Jumlah kabupaten/kota yang melayani: 468 kabupaten/kota
-
Jumlah puskesmas yang melayani: 4.612 puskesmas
Dengan target ambisius 50 juta peserta dalam satu tahun pertama, program ini akan terus berupaya meningkatkan jumlah pendaftar harian hingga 150.000 orang. Peningkatan jumlah fasilitas layanan, optimalisasi sistem pendaftaran, serta sosialisasi yang lebih luas menjadi langkah strategis dalam mencapai target tersebut.
Program PKG diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin serta memperluas akses layanan kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat. Pemerintah juga terus mengawal jalannya program ini agar dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Indonesia.
Sebagai informasi, PKG dirancang berdasarkan siklus hidup masyarakat dengan tiga fokus utama: ulang tahun, sekolah, serta pemeriksaan khusus bagi ibu hamil dan balita. Sejak diluncurkan pada 10 Februari 2025, pemeriksaan kesehatan bagi usia 0-16 tahun dan 18 tahun ke atas dilakukan sesuai tanggal ulang tahun masing-masing.
Mulai Juli 2025, PKG akan diperluas ke sekolah untuk memastikan pemeriksaan rutin bagi siswa usia 7-17 tahun. Sementara itu, ibu hamil dan balita akan menjalani pemeriksaan di Puskesmas dan Posyandu, mencakup skrining hormon, deteksi penyakit jantung bawaan, serta pemeriksaan gigi, mata, telinga, dan tekanan darah.
Bagi orang dewasa dan lansia, PKG menitik beratkan pada deteksi risiko stroke, kanker, serta kesehatan mental dan fisik. Program ini juga mencakup skrining kesehatan jiwa sejak usia sekolah dasar guna meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan mental.