Ntvnews.id, Jakarta - Pemerintah mengeklaim mudik Lebaran 2025 lebih lancar dibandingkan sebelumnya. Menurut Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto, hal itu bisa terjadi gara-gara kebijakan work from anywhere (WFA).
Dengan WFA, kata dia, mudik dilakukan secara bertahap, tak menumpuk dalam satu momen saja.
"Mudik tahun ini rasanya lebih lancar ya, karena WFA ini kelihatannya efektif, jadi mudiknya bertahap," ujar Bima, Rabu, 2 April 2025.
Bima pun menyinggung peran polisi yang membuat rekayasa lalu lintas. Apa yang polisi lakukan kali ini lebih inovatif.
"Jadi teman-teman kepala daerah juga kerjanya bagus ya, koordinasinya. Jadi kita apresiasi," jelas dia.
Sebelumnya, Kementerian Perhubungan menyebut jumlah pemudik tahun ini turun sekitar 50 juta orang. Ini diketahui berdasarkan proyeksi Kementerian Perhubungan, yakni jumlah pemudik pada tahun ini mencapai 146,48 juta orang.
Angka ini turun sekitar 24 persen dibandingkan tahun lalu yang mencapai 193,6 juta orang. Jumlah pemudik yang turun, diperkirakan akibat ekonomi yang lesu.