Tim Anjing Pelacak Polri Berhasil Temukan Korban dalam Misi Kemanusiaan di Myanmar

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 3 Apr 2025, 08:16
thumbnail-author
Dedi
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Tim K9 Polri Berhasil Temukan Korban dalam Misi Kemanusiaan di Myanmar Tim K9 Polri Berhasil Temukan Korban dalam Misi Kemanusiaan di Myanmar (Dok. Polri)

Ntvnews.id, Myanmar - Tim K9 INASAR 1 yang terlibat dalam Misi Kemanusiaan Myanmar 2025 berhasil menemukan seorang korban dalam operasi pencarian pada Selasa, 2 April 2025. Tim yang terdiri dari empat personel Polri dan dua anjing pelacak K9 ini melakukan pencarian di dua lokasi perumahan warga di Naypyidaw.

Operasi dimulai sekitar pukul 12.30 waktu setempat, dengan persiapan dan apel sebelum keberangkatan ke lokasi pencarian. Di titik pertama, yang dikenal sebagai Site I, anjing pelacak K9 bernama Walet berhasil mengidentifikasi sumber bau yang mengarah pada keberadaan korban.

“Setelah K9 Walet menemukan titik bau di Site I, kami segera melakukan eksekusi dan berhasil menemukan satu korban perempuan yang sudah meninggal dunia,” ujar Iptu Erasmus, K9 Officer yang terlibat dalam misi tersebut.

Setelah menuntaskan pencarian di Site I, tim melanjutkan misi ke Site II sekitar pukul 14.00 waktu Myanmar. Di lokasi ini, K9 Walet kembali memberikan sinyal positif terhadap keberadaan korban lain.

“Kami langsung menginformasikan temuan ini kepada tim penyelamat INASAR untuk segera melakukan evakuasi di lokasi tersebut,” tambah Iptu Erasmus.

Tim K9 INASAR 1 diperkuat oleh empat personel Polri, yakni Iptu Erasmus sebagai K9 Officer, Aipda M. Sahid dan Bripka Hasan Musa sebagai handler K9, serta Aipda Triyo Arbi yang bertugas sebagai dokter hewan K9. Dua anjing pelacak yang ikut dalam misi ini, K9 Gizi dan K9 Walet, dalam kondisi prima dan siap melanjutkan pencarian.

Keikutsertaan Polri dalam misi ini mencerminkan komitmen Indonesia dalam memberikan bantuan kemanusiaan kepada negara sahabat. Tim K9 INASAR 1 akan terus melanjutkan upaya pencarian guna memberikan pertolongan kepada para korban yang masih tertimbun dan memastikan bantuan kemanusiaan dapat tersalurkan secara optimal.

x|close