Indonesia Kena Dampak Kenaikan Tarif Impor 32 Persen dari Amerika Serikat

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 3 Apr 2025, 12:15
thumbnail-author
Zaki Islami
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Potret Donald Trump Potret Donald Trump (Pinterest)

Ntvnews.id, Jakarta - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump baru saja mengumumkan kenaikan tarif impor sebesar 10 persen ke beberapa negara di seluruh dunia termasuk Indonesia.

Melansir Antara, Kamis 3 April 2025, namun ada delapan negara yang terkena kenaikan tarif impor mencapai 32 persen. Dari delapan negara tersebut Indonesia masuk.

Baca Juga: Geger! Wanita Lansia di Sulsel Ditemukan di Perut Piton Raksasa

Berdasarkan daftar tersebut, Indonesia bukan negara satu-satunya di kawasan Asia Tenggara yang menjadi korban dagang AS. Ada pula Malaysia, Kamboja, Vietnam serta Thailand dengan masing-masing kenaikan tarif 24 persen, 49 persen, 46 persen dan 36 persen.

Presiden Donald Trump meluncurkan tarif minimum 10 persen untuk sebagian besar barang yang diimpor ke Amerika Serikat dan bea masuk lebih tinggi pada produk dari puluhan negara. Presiden Donald Trump meluncurkan tarif minimum 10 persen untuk sebagian besar barang yang diimpor ke Amerika Serikat dan bea masuk lebih tinggi pada produk dari puluhan negara.

Donald Trump mengatakan bahwa tarif timbal balik itu bertujuan untuk menciptakan lebih banyak lapangan kerja di dalam negeri. Trump menyebut hari pengumuman itu sebagai "Hari Pembebasan" bagi negaranya.

Ia dan para pejabat pemerintahannya berpendapat bahwa Amerika Serikat telah "dirugikan" oleh banyak negara akibat praktik perdagangan yang dianggap tidak adil.

Tarif-tarif yang telah lama diancamkan Trump itu diumumkan dalam acara "Make America Wealthy Again" di Rose Garden, Gedung Putih.

Sejak kembali ke Gedung Putih untuk masa jabatan kedua yang tidak berturut-turut lebih dari dua bulan lalu, Trump telah memberlakukan berbagai jenis tarif baru.

Di antaranya adalah tarif tambahan 25 persen untuk mobil yang diproduksi di luar Amerika Serikat, yang akan berlaku mulai Kamis, serta tarif 25 persen pada seluruh impor baja dan aluminium.

Menurut seorang pejabat senior Gedung Putih, tarif universal akan mulai berlaku pada Sabtu (5/4), sementara tarif timbal balik yang menargetkan sekitar 60 mitra dagang AS akan diberlakukan mulai Rabu, 9 April 2025.

x|close