124 Juta Ton Bantuan Logistik Dikirim Indonesia untuk Myanmar

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 3 Apr 2025, 21:12
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Pemerintah Indonesia kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan tahap ketiga untuk korban gempa bumi di Myanmar. Pemerintah Indonesia kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan tahap ketiga untuk korban gempa bumi di Myanmar. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Pemerintah Indonesia secara resmi mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk korban gempa bumi di Myanmar, dengan total logistik sebanyak 124 ton yang dikirim secara bertahap sejak 31 Maret 2025.

Upacara pelepasan bantuan digelar pada Kamis, 3 April 2025, dengan kehadiran berbagai pihak terkait.

Acara pelepasan bantuan terakhir berlangsung di Halim Perdanakusuma, dipimpin oleh Menteri Luar Negeri RI, Sugiono. Acara ini juga dihadiri oleh Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto, serta sejumlah pejabat lainnya.

Bantuan dikirim menggunakan dua jenis pesawat, yaitu pesawat kargo yang membawa 105 ton logistik dan pesawat komersial tipe Boeing 747-800 yang mengangkut delegasi.

Pesawat yang mengangkut logistik diberangkatkan pukul 10.00 WIB, sedangkan pesawat komersial yang membawa delegasi serta tim Incident Management Team (IMT) dari PMI lepas landas pada pukul 10.30 WIB.

Baca Juga: Pemimpin Junta Militer Myanmar ke Luar Negeri Saat Korban Gempa Tembus 3.000 Orang

Jenis bantuan yang dikirim mencakup berbagai kebutuhan mendesak, seperti perlengkapan tempat tinggal, alat kesehatan, perlengkapan mandi, selimut, serta makanan siap saji.

Sebelumnya, pemerintah juga telah mengirimkan tim advance untuk melakukan penilaian kebutuhan di lapangan. Secara keseluruhan, nilai bantuan yang disalurkan mencapai 1,2 juta dolar Amerika Serikat (AS).

Sebanyak 157 personel dikerahkan ke Myanmar, terdiri dari tim IMT, delegasi pemerintah, serta tim Indonesia Search and Rescue (INASAR) yang telah lebih dulu berangkat pada 31 Maret 2025 lalu.

Baca Juga: Militer Myanmar Tembaki Rombongan Palang Merah China yang Bantu Korban Gempa

Menurut Kepala BNPB, dari total personel yang dikirim, 92 orang telah berada di Myanmar lebih dulu, sementara 65 lainnya baru diberangkatkan hari ini.

Pesawat yang membawa delegasi dan personel diperkirakan tiba di Myanmar pada sore atau malam hari, sedangkan pesawat kargo yang mengangkut bantuan diprediksi akan tiba pada Jumat mendatang.

Kementerian Luar Negeri RI memastikan bahwa koordinasi dengan pemerintah Myanmar telah dilakukan agar proses distribusi bantuan dapat berjalan dengan lancar.

x|close