Ntvnews.id, AS - Seorang pria asal Carolina Utara menjadi sorotan setelah diduga menghabisi nyawa ibu serta saudara laki-lakinya yang masih remaja, hanya seminggu setelah dibebaskan dari penjara. Kejadian tragis ini masih dalam penyelidikan intensif oleh pihak kepolisian setempat.
Da'ron Jenkins, pria berusia 25 tahun, kini menghadapi dua dakwaan pembunuhan tingkat pertama terkait insiden berdarah yang terjadi pada Senin, 31 Maret 2025 di sebuah rumah di Wilson, NC.
Mengutip dari People, berdasarkan laporan dari ABC 11, WITN-TV, dan CBS 17, pihak kepolisian segera bertindak setelah menerima laporan kejadian tersebut.
Petugas kepolisian tiba di lokasi dan menemukan dua korban tak bernyawa. Korban diidentifikasi sebagai Dana Jenkins (50), ibu dari tersangka, serta Daryn Cox (15), yang merupakan adik laki-lakinya. Informasi dari ABC 11 dan WBTV mengonfirmasi hubungan keluarga antara tersangka dan korban.
Hingga saat ini, detail mengenai bagaimana pembunuhan terjadi masih belum sepenuhnya diungkap. Pihak berwenang terus melakukan investigasi guna mengungkap motif di balik aksi keji ini.
Ilustrasi garis polisi. (Pixabay)
Menurut dokumen pengadilan yang dikutip oleh ABC 11 dan WITN-TV, Da'ron Jenkins baru saja menyelesaikan masa tahanan atas kasus kriminal sebelumnya dan bebas dari penjara hanya seminggu sebelum insiden ini terjadi. Fakta ini semakin mengejutkan masyarakat dan keluarga korban.
Juanilla Kornegay, sepupu dari Dana Jenkins, menggambarkan korban sebagai sosok yang selalu ceria dan baik hati. Dalam wawancara dengan ABC 11, ia mengungkapkan keterkejutannya atas tragedi ini.
"Saya tidak pernah menyangka hal itu," kata Kornegay kepada media tersebut. "Saya tidak pernah menyangka dia akan melakukan hal seperti itu."
Saat ini, Da'ron Jenkins ditahan di Penjara Wilson County tanpa opsi jaminan, sebagaimana dilaporkan oleh CBS 17. Belum ada informasi apakah ia telah mengajukan pembelaan atau menunjuk pengacara untuk membelanya dalam kasus ini.
Sementara itu, pihak media lokal masih menunggu pernyataan resmi dari Departemen Kepolisian Wilson mengenai perkembangan terbaru kasus yang mengguncang masyarakat ini.