Aksi Ugal-Ugalan Sopir Bus Indonesia Kena Sindir Media China: Lupakan Macet!

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 4 Apr 2025, 08:56
thumbnail-author
Dedi
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Sopir Bus Ugal-ugalan Sopir Bus Ugal-ugalan (Instagram)

Ntvnews.id, Jakarta - Sebuah rekaman aksi berbahaya sopir bus rute Surabaya-Semarang viral hingga menarik perhatian media televisi di China. Dalam video tersebut, sang sopir tampak ugal-ugalan, memacu bus dengan kecepatan tinggi, bahkan melawan arah.

Bagasi penumpang terlihat berhamburan saat bus melaju, menandakan kerasnya guncangan akibat manuver ekstrem yang dilakukan di jalan raya.

Yang mengejutkan, cuplikan ini bukan hanya jadi bahan pembicaraan di dalam negeri, tetapi juga disorot dalam sebuah program berita televisi di China. Tayangan tersebut menampilkan narasi satir yang mengkritik keras gaya berkendara sopir bernama Sangkun.

“Kalau kamu naik bus dari perusahaan lain, mungkin bakal kena macet. Tapi kalau naik bus milik Sangkun, lupakan soal macet. Soalnya, Sangkun terkenal sebagai supir yang suka ngebut dan bikin pengemudi lawan arah ketar-ketir,” demikian keterangan presenter berbahasa Mandari dilansir pada Jumat, 4 April 2025. 

“Setiap kali dia nyalip, yang takut bukan cuma penumpang di dalam bus, tapi juga pengemudi di jalur seberang yang bingung mau kasih jalan atau tidak. Kalau nggak kasih, ya siap-siap aja diseruduk di tempat,” lanjutnya. 

Komentar bernada sindiran ini menggambarkan betapa Sangkun seakan menjadi raja jalanan. Dalam tayangan itu, disebutkan bahwa di negara lain, kelakuan seperti ini bisa menyebabkan SIM dicabut berkali-kali. Namun di Indonesia, sopir seperti Sangkun tampaknya tetap bebas melenggang di jalan raya.

“Kalau kelakuan kayak gini terjadi di negara lain, mungkin SIM-nya udah dicabut 200 kali. Jelas, gaya nyetirnya ini bikin motor dan mobil di jalur lawan hampir kena serangan jantung,” ungkapnya. 

“Jangan tanya di Indonesia harus nyetir di kiri atau kanan, karena kalau lihat cara Sangkun bawa bus, sepertinya seluruh jalanan itu milik dia. Tapi Sangkun tetap santai, mukanya nggak ada beban. Prinsipnya cuma satu: kalau bisa nyalip, nyalip aja. Kalau nggak bisa, ya udah,” demikian kata presenter. 

Salah satu adegan yang menarik perhatian adalah ketika Sangkun mengemudi sambil mengangkat telepon, bahkan memegangnya secara terbalik. Hal ini menjadi gambaran nyata dari minimnya kesadaran keselamatan berkendara yang dipertontonkan tanpa rasa bersalah.

“Nyetir sambil angkat telepon? Itu udah jadi kebiasaan sehari-hari. Uniknya, dia malah megang teleponnya terbalik. Kelihatannya berbahaya, dan kenyataannya memang benar-benar nggak aman. Tapi selama 12 tahun dengan 13 tahun pengalaman mengemudi, dia jarang kecelakaan,” tambahnya. 

Tak heran jika aksi Sangkun membuat penumpang diliputi ketegangan selama perjalanan. Bagi mereka yang duduk di kursi belakang, sensasi naik bus ini bisa berubah menjadi mimpi buruk yang nyata. Namun, bagi sang sopir, semua tampak biasa saja.

“Nggak heran kalau setiap kali dia nyalip, penumpang di bangku belakang mungkin udah pipis di celana. Tapi Sangkun tetap tanpa ekspresi. Kalau telat, dia bakal rugi, karena masih ada satu bus penuh penumpang yang nunggu di depan.”

Fenomena ini menimbulkan kekhawatiran soal standar keselamatan transportasi umum di Indonesia. Sorotan dari media asing pun menjadi alarm bahwa ketegasan terhadap pelanggaran lalu lintas dan keselamatan penumpang perlu segera ditingkatkan. 

x|close