Ntvnews.id, Jakarta - Tindakan premanisme kembali terjadi di lingkungan pasar tradisional. Kali ini, seorang pedagang sayur di Pasar Baru Kota Bekasi menjadi korban pemalakan oleh dua orang pria yang meresahkan. Tak hanya meminta uang secara paksa, pelaku juga merusak dagangan milik pedagang tersebut.
Menurut keterangan korban, kedua pelaku kerap meminta uang dengan nominal Rp2.000 hingga Rp5.000 setiap harinya. Jika permintaan itu tidak dipenuhi, mereka tak segan bersikap kasar bahkan melarang pedagang untuk berjualan kembali di lokasi tersebut.
Dalam video yang dibagikan akun Instagram @fakta.indo, memperlihatkan situasi yang terjadi di mana dua pria mencoba meminta sejumlah uang hingga merusak barang dagangan milik penjual.
"Dua preman palak dan tentang dagangan pedagang di Pasar Baru Bekasi," tulis keterangan, dikutip Jumat, 4 April 2025.
Lihat postingan ini di Instagram
Menanggapi laporan tersebut, Polsek Rawalumbu langsung bergerak cepat. Kapolsek Rawalumbu, AKP Ririn Sri Damayanti, menyampaikan bahwa dua pelaku sudah berhasil diamankan oleh tim Reskrim.
“Allhamdulillah pelaku (premanisme) sudah diamankan oleh Kanit Reskrim Polsek Rawalumbu beserta anggotanya,” ujarnya.
Kini, kasus ini sedang dalam penanganan lebih lanjut oleh Polres Metro Bekasi Kota untuk proses hukum sesuai perundang-undangan yang berlaku.