Gedung Putih Pecat Staf Dewan Keamanan Usai Pertemuan Donald Trump dan Laura Loomer

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 4 Apr 2025, 13:44
thumbnail-author
Dedi
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Presiden AS Donald Trump. Presiden AS Donald Trump. (Antara)

Ntvnews.id, Amerika - Sejumlah staf Dewan Keamanan Nasional (NSC) dipecat setelah pertemuan Presiden Donald Trump dengan aktivis sayap kanan Laura Loomer pada Rabu lalu. Loomer memberikan rekomendasi terkait siapa yang seharusnya dipecat, menurut sumber yang dikutip ABC News.

Pertemuan di Gedung Putih dihadiri oleh Kepala Staf Susie Wiles, Wakil Presiden JD Vance, dan Kepala Personalia Sergio Gor. Trump mengonfirmasi bahwa Loomer memberi rekomendasi untuk beberapa posisi, tetapi membantah keterlibatannya dalam pemecatan staf NSC.

"Dia memberi rekomendasi, saya mendengarkan semua orang lalu membuat keputusan sendiri," kata Trump.

"Saya mendengarkan semua orang, lalu saya mengambil keputusan sendiri. Saya bertemu dengannya kemarin, dia ada di acara tersebut, dan dia selalu punya sesuatu untuk dikatakan, biasanya sangat konstruktif,” lanjut Trump. 

Ia juga menekankan pemecatan dilakukan terhadap staf yang dianggap tidak mampu atau memiliki loyalitas lain. Juru Bicara NSC Brian Hughes menolak berkomentar terkait perombakan tersebut.

Loomer, yang dikenal sebagai seseorang yang kerap menyebarkan misinformasi, mengklaim pertemuannya dengan Trump membahas keamanan nasional dan seleksi staf yang ketat.

"Merupakan kehormatan bisa bertemu Presiden Trump dan menyampaikan penelitian saya. Saya akan terus bekerja keras untuk mendukung agendanya dan menegaskan pentingnya proses seleksi ketat guna melindungi Presiden dan keamanan nasional kita," ujarnya.

Sebelumnya, Loomer pernah menyebarkan klaim tak berdasar tentang Presiden Joe Biden dan keluarga Hakim Juan Merchan dalam kasus hush money Trump di New York, termasuk tuduhan bahwa putri sang hakim mengunggah foto palsu Trump di penjara.

x|close