Ntvnews.id, Jakarta - Kantor Komunikasi Presiden (PCO) mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto dijuluki sebagai ahli strategi atau strategist in chief Indonesia. Sejak resmi menjabat sebagai presiden pada Oktober tahun lalu, Prabowo dikatakan telah mengambil setidaknya delapan langkah taktis.
Deputi Bidang Diseminasi dan Media Informasi PCO, Noudhy Valdryno, menyampaikan bahwa kemampuan strategi yang dimiliki Prabowo juga akan digunakan dalam menyikapi kebijakan tarif impor baru dari Amerika Serikat (AS) yang diumumkan oleh Presiden AS Donald Trump. Kebijakan tersebut turut berdampak pada Indonesia.
"Di era adu jitu strategi besar, Presiden Prabowo sebagai seorang pembaca yang tekun, telah memikirkan dan menyusun berbagai strategi besar untuk Indonesia," kata Noudhy dalam keterangan tertulis, Sabtu, 5 April 2025.
Baca Juga: Presiden Prabowo Terima Ucapan Idulfitri dari Deretan Pemimpin Dunia
"Penting bagi kita untuk membaca dan memahami dan kembali ke tujuan-tujuan utama dari strategi-strategi besar Presiden kita. Pemahaman publik atas strategi Presiden akan membantu pelaksanaannya. Oleh karena itu baru-baru ini Presiden minta para pembantunya untuk meningkatkan kemampuan komunikasi publik," imbuh Noudhy.
Lebih lanjut, Noudhy merinci delapan langkah taktis yang telah diambil Presiden Prabowo, mulai dari penguatan demokrasi hingga pencapaian kemandirian pangan. Berikut rincian delapan poin tersebut:
1. Memperkokoh Demokrasi
Prabowo, melalui para menterinya, disebut memastikan bahwa tidak terjadi pengembalian dwifungsi TNI. Pemerintah melalui UU TNI yang baru, menurut Noudhy, menjaga supremasi sipil dengan membatasi keterlibatan TNI aktif hanya pada 14 lembaga yang relevan dengan keahlian militer. Ini berbeda dengan UU Nomor 2 Tahun 1988 tentang ABRI yang memberi keleluasaan kepada TNI untuk terlibat dalam pemerintahan, termasuk di legislatif.
2. Memantapkan Pertahanan Negara
Prabowo, kata Noudhy, menjamin bahwa TNI mendapatkan perlengkapan terbaik serta sumber daya yang optimal, dan mampu hadir di seluruh wilayah NKRI.
3.Mencapai Kemandirian Pangan dan Energi
Noudhy menjelaskan bahwa Prabowo memastikan distribusi pupuk dilakukan secara tepat sasaran, termasuk dengan melakukan perbaikan tata kelola pupuk subsidi. Ia juga menetapkan harga pembelian gabah kering di angka Rp 6.500 per kilogram demi menjaga agar petani tidak merugi. Selain itu, ada pula pembangunan food estate dan kilang minyak untuk meningkatkan produksi energi nasional.
4. Menciptakan Lapangan Kerja
Melalui sejumlah program seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, pembangunan dan renovasi rumah, serta percepatan hilirisasi industri, Prabowo dinilai berhasil membuka jutaan lapangan kerja baru.
Baca Juga: Presiden Prabowo Terima Ucapan Idulfitri dari Deretan Pemimpin Dunia
Noudhy menambahkan bahwa Prabowo juga menghapus utang macet pelaku UMKM serta membentuk Bank Emas guna memperkuat ekonomi masyarakat. Untuk program MBG, Noudhy menyebut lebih dari 40 ribu lapangan kerja tercipta dari 1.028 titik SPPG aktif, belum termasuk pekerjaan dari mitra kerja (setiap titik SPPG memiliki sedikitnya 15 mitra).
5. Memperkuat Sumber Daya Manusia (SDM)
Presiden menjalankan sejumlah inisiatif strategis untuk meningkatkan kualitas SDM nasional. Beberapa di antaranya yaitu program Makan Bergizi Gratis, pemeriksaan kesehatan gratis, pendirian Sekolah Rakyat dan Sekolah Unggulan, renovasi puluhan ribu sekolah, penyediaan smart board di kelas-kelas, serta peningkatan tunjangan guru yang disalurkan secara langsung.
6. Melanjutkan Hilirisasi dan Industrialisasi
Untuk memperkuat hilirisasi 28 komoditas strategis nasional, Prabowo membentuk Badan Pangan dan Industri (BPI) Danantara. Tujuannya untuk mengurangi ketergantungan terhadap modal asing serta memastikan industri dalam negeri dapat berkelanjutan.
7. Sejahterakan Desa
Melalui program MBG dan Koperasi Desa Merah Putih, perputaran uang di desa disebut meningkat drastis dari Rp1 miliar menjadi Rp8 miliar per tahun. Hal ini diyakini akan mendorong pertumbuhan ekonomi desa secara signifikan.
8. Memberantas Korupsi
Menurut Noudhy, Prabowo memperlihatkan komitmennya dalam memperkuat upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi. Pemerintah disebut mendukung penuh para penegak hukum untuk mengusut berbagai kasus korupsi yang diperkirakan telah merugikan negara hingga ribuan triliun rupiah.