Hamzah Haz Wafat, Megawati Kehilangan Sahabat Sejati

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 24 Jul 2024, 18:46
Moh. Rizky
Penulis
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Megawati dan Hamzah Haz semasa menjadi pemimpin RI. Megawati dan Hamzah Haz semasa menjadi pemimpin RI.

Ntvnews.id, Jakarta - Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) sekaligus Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri berduka serta bersedih atas meninggalnya Wakil Presiden ke-9 RI Hamzah Haz pada hari ini, Rabu (24/7/2024). Ini diungkap Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto.

Menurut Hasto, Megawati kehilangan seorang sahabat sejati. "Pertama, ketika saya melapor ke Ibu Mega, beliau sangat berduka dan bersedih kehilangan sahabat sejatinya yang bersama-sama ketika itu menangani krisis multidimensi," ujar Hasto.

Megawati pun bercerita kepadanya masa-masa menjabat sebagai presiden yang didampingi Hamzah Haz selaku wakil presiden.

"Lalu Ibu menceritakan kepada saya bagaimana saat itu posisi Ibu sebagai presiden dan Pak Hamzah Haz sebagai wapres, ibarat orang menikah tanpa melalui pacaran. Tapi, karena keduanya mengedepankan kepentingan bangsa dan negara akhirnya berbagai masalah multidimensi dapat ditangani dengan baik," jelas Hasto.

Megawati, kata Hasto, mengatakan kepada Hamzah Haz bahwa bagaimana pun, keduanya adalah presiden dan wakil presiden yang ditetapkan MPR. Perbedaan partai politik dipandang tak jadi soal keduanya dalam menangani persoalan bangsa dan negara pada saat itu. Megawati juga mengisahkan ketika dirinya dan Hamzah Haz memiliki kode ketika hendak mengambil keputusan.

"Karena itu, 'kalau saya mau mengambil keputusan, kalau sekiranya Pak Hamzah Haz tidak setuju, saya dikasih kode'. Kodenya apa? Disepakati menjawil tangan Ibu. Maka dalam beberapa kesempatan ketika Ibu mau ambil keputusan kalau ada kode dari Pak Hamzah Haz tersebut, maka rapat diskors dan kedua pemimpin berbicara," tutur dia.

Hubungan persahabatan antara Megawati dan Hamzah Haz disebut terjalin dengan sangat baik. "Maka Ibu memerintahkan kepada Mbak Ribka Tjiptaning untuk mengurus kesehatan buat Pak Hamzah Haz supaya mendapatkan pelayanan platinum, apa pun beliau ini sama-sama berjuang," jelas dia. "Dan kepiawaian Pak Hamzah Haz yang sangat memahami persoalan ekonomi dan politik anggaran itu sangat membantu, maka persahabatan mereka terus berlangsung hingga hari ini," sambung Hasto.

Halaman
x|close