Osian Roberts Ungkap Kunci Sukses Como 1907 Kembali ke Serie A dalam Wawancara Eksklusif dengan Ntvnews.id

NTVNews - 15 Mei 2024, 15:45
thumbnail-author
Marco Tampubolon
Penulis & Editor
Bagikan

Ntvnews.id, Jakarta - Penantian 21 tahun Como 1907 untuk kembali berlaga di Serie A berakhir sudah. Tim yang berada di pusat keindahan Italia itu dipastikan kembali ke level tertinggi sepak bola Negeri Pizza setelah berhasil finis di urutan kedua klasemen akhir Serie B 2023/2024.  

Como mengemas 73 poin atau terpaut 3 poin dari Parma yang keluar sebagai juara. Sementara Venezia yang berada di urutan ketiga dengan 70 poin masih harus melalui babak play-off. 

Tidak mudah bagi Como melaju ke level tertinggi sepak bola Italia. Persaingan yang ketat di Serie B membuat tim yang dijuluki I Lariani tersebut harus berjuang keras hingga laga terakhirnya. 

Para pendukung Como bahkan sempat dibuat tegang saat tim tamu Cosenza unggul lebih dulu di Giuseppe Sinigaglia lewat gol Genaro Tuttino pada menit ke-30. Stadion berkapasitas 7500 itu semakin tegang manakala pada laga lainnya, Venezia sedang unggul 1-0 lewat gol Jay Idzes. 

Penalti Simone Verdi pada menit ke-74 lantas mengubah kedudukan jadi 1-1. Como pun berpesta karena Venzia terkena comeback Spezia melalui gol Pio Esposito (56') dan Arkadiusz Reca (61').

Pelatih caretaker, Osian Roberts sangat lega melihat Como bisa kembali ke Serie A. Pasalnya, dia baru enam bulan ditunjuk menangani I Lariani. Dia menggantikan posisi pelatih caretaker sebelumnya, Cesc Fabregas hanya harus menepi karena belum memenuhi lisensi kepelatihan.  

Bagi Roberts, ini merupakan pencapaian terbaiknya di level senior. Pria berusia 58 tahun itupun menjadi pelatih Wales pertama yang mampu mengantar klub Italia promosi ke Serie A. 

Belum lama ini, Roberts berbagi cerita mengenai perjuangannya mengantar Como ke Serie A. Dalam wawancara eksklusif dengan Ntvnews.id, Roberts juga mengungkap sosok penting yang membuat dia akhirnya berani menangani tim sempat terdampar ke seri D itu. 

Bagaimana kisahnya? Ikuti petikan wawancaranya di bawah ini:

1. Apa makna kemenangan ini kepada Anda sebagai pelatih?

Ini sangat istimewa. Ini adalah perasaan yang sangat istimewa di mana kami sekarang akhirnya kembali ke liga besar di Serie A, liga yang sangat besar dalam sepak bola dunia.

Jadi, ini hal yang luar biasa untuk Como 1907, untuk klub, kota, dan provinsi, kami akhirnya bisa kembali ke Serie A dan bersaing dengan klub-klub besar.

2. Seberapa berat membawa Como 1907 kembali ke Serie A?

Ya, itu adalah tantangan besar ketika saya datang pada bulan Desember karena itu tepat sebelum jendela transfer. Klub melakukan pekerjaan fantastis selama jendela transfer di bulan Januari untuk memperkuat tim.

Beberapa pemain kunci direkrut dan itu tentu saja membantu kami selama paruh kedua musim. Tapi Serie B terkenal sebagai liga yang sangat sulit dimenangkan atau mendapat promosi.

Kami menyadari hal itu, tetapi para pemain merespons dengan sangat baik dan sebagai hasilnya sekarang kami berhasil mencapai target utama untuk keluar dari Serie B dan masuk ke Serie A.

3. Anda menggantikan Cesc Fabregas di Como pada Desember 2023. Saat itu seperti apa kondisi tim dan apa target yang diberikan kepada Anda?

Ya, jelas bahwa klub memiliki ambisi untuk mencapai Serie A.

Tapi, tidak pasti apakah itu (promosi) realistis musim ini. Tetapi meskipun kami promosi musim ini, kami ingin berada dalam posisi yang lebih kuat untuk musim berikutnya.

Namun, seiring berjalannya waktu dan kami melihat potensi dalam skuad. Kami melihat sekelompok pemain yang lapar akan kesuksesan dan ingin mencapai sesuatu yang istimewa musim ini, dan kami berhasil menjalani serangkaian pertandingan yang luar biasa.

Anda tahu, kemenangan beruntun secara teratur terus tumbuh dan berkembang. Saat kami dapat hasil yang baik, penampilan yang baik, kami mulai percaya kami bisa promosi musim ini.

Jadi, langkah demi langkah, dan kerja keras, dengan menunjukkan banyak kerendahan hati dan rasa hormat terhadap lawan, kami telah mempersiapkan tim dengan baik dan kami berhasil mendapatkan hasil yang dibutuhkan untuk memastikan pada akhirnya kami promosi ke Serie A.

4. Apa yang membuat Anda akhirnya bersedia menangani Como karena tim ini sempat punya masa lalu yang suram?

Tentu saja, saya menyadari hal itu. Tapi ada kabar baik yang beredar di seluruh dunia dan sekitar kota selama beberapa tahun terakhir, bahwa ada proyek menarik yang sedang berjalan.

Saya sangat berteman baik dengan Thierry Henry. Saya sudah mengenalnya selama beberapa tahun dari saat-saat dia datang ke Federasi Wales untuk menyelesaikan kualifikasi pelatihannya.

Thierry, Cesz Fabregas, dan Darren Dein adalah pemegang saham di klub dengan pengetahuan sepak bola yang luas di antara mereka. Jadi setelah banyak diskusi dengan Thierry dan Darren, muncul kesempatan bagi saya untuk datang dan membantu klub dalam situasi khusus ini.

Jadi melalui persahabatan dan diskusi sepak bola itu, ya, saya mendapat kesempatan dan saya sangat senang menerima tantangan dan ke sini untuk mencoba dan membantu klub promosi.

5. Jadi apa yang menurutmu jadi kunci sukses Como kembali ke Serie A?

Kerja keras. Kerja keras setiap hari. Peran dan tanggung jawab para pemain harus jelas, apa yang perlu mereka bawa ke tim dan kemudian staf teknis juga bekerja keras dalam bagaimana kami mempersiapkan tim setiap hari untuk menghadapi pertandingan.

Jadi ya, tidak ada rahasia, semuanya tentang kerja keras dan mempersiapkan tim dengan baik dan ketika Anda meletakkan dasar-dasar di tempat yang benar, Anda melakukan hal-hal dasar dengan baik maka itu selalu memberi Anda kesempatan yang baik. 

Roberts juga membahas banyak hal dengan NVTnews.id. Mulai ketertarikannya kepada Liga Italia, peran pemilik baru dari Indonesia hingga peluang pemain Indonesia bermain di klub Como 1907.

Untuk itu, jangan lewatkan wawancara sesi berikutnya... 

x|close