Bertemu Korsel di Laga Pembuka, Nova Arianto Akui Petik Pelajaran dari Piala Asia U-23

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 27 Feb 2025, 12:32
thumbnail-author
Akbar Mubarok
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Pelatih timnas U-17 Indonesia Nova Arianto saat ditemui awak media di Jakarta, Rabu (26/2/2025). Pelatih timnas U-17 Indonesia Nova Arianto saat ditemui awak media di Jakarta, Rabu (26/2/2025). (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Pelatih timnas U-17 Indonesia, Nova Arianto, mengungkapkan bahwa ia banyak belajar dari pertemuan antara timnas U-23 Indonesia dan Korea Selatan (Korsel) U-23 di perempat final Piala Asia U-23 2024.

Hal ini disampaikannya saat ditanya mengenai persiapan timnya menghadapi Korsel dalam laga pembuka Piala Asia U-17 2025 yang akan berlangsung pada April di Arab Saudi.

Baca Juga: Media Korsel Sebut PSSI Bakal Pecat Shin Tae-yong dan Diganti Pelatih Eropa

Dalam pertandingan yang berakhir dengan adu penalti 11-10 setelah skor imbang 2-2 tersebut, Nova masih menjabat sebagai asisten pelatih timnas Indonesia di bawah kepemimpinan Shin Tae-yong.

Meskipun kini menghadapi kelompok umur yang berbeda, Nova meyakini bahwa karakter permainan tim Korsel yang akan menjadi lawannya di Piala Asia U-17 nanti tidak akan jauh berbeda.

"Jujur saya masih baru-baru melihat dua pertandingan mereka ya, di uji coba sama di kualifikasi kemarin," kata Nova, Kamis 27 Febuari 2025.

"Tapi saya banyak saya belajar dari pertemuan kita dengan timnas U-23 kemarin dengan Korea, bagaimana karakter pemain Korea, bagaimana karakter secara individu pemain-pemain Korea, saya pikir mereka tidak akan berbeda jauh dengan timnas U-23-nya," tambah dia.

Baca Juga: Pengamat Sebut Peran Penasehat Teknis Timnas Jordi Cruyff Bakal Terbatas

Berdasarkan pengalamannya di Piala Asia U-23, Nova menilai bahwa Korea Selatan memiliki pemain-pemain dengan kecepatan dan fisik yang sangat kuat.

"Itu yang harus kita antisipasi agar saat menghadapi Korea nanti, kita bisa lebih siap," ujar pelatih berusia 45 tahun tersebut.

Di Piala Asia U-17, Indonesia tergabung dalam Grup C bersama Korea Selatan, Afghanistan, dan Yaman. Korea Selatan sendiri merupakan salah satu tim tersukses dalam turnamen ini, dengan dua gelar juara pada edisi 1986 dan 2002.

Meski demikian, Nova menegaskan bahwa fokusnya tidak hanya tertuju pada Korea Selatan. Ia juga mewaspadai Afghanistan dan Yaman, yang tampil sebagai juara grup di babak kualifikasi.

Baca Juga: PSSI Belum Pastikan Indra Sjafri Tangani Timnas di SEA Games 2025

"Setiap tim di grup kami harus diwaspadai, karena di kualifikasi terakhir, Korea, Yaman, dan Afghanistan semuanya finis sebagai juara grup masing-masing," kata Nova.

Piala Asia U-17 2025 akan diikuti oleh 16 tim yang terbagi dalam empat grup. Delapan tim yang berhasil melaju ke babak gugur—yakni juara dan runner-up dari masing-masing grup—akan otomatis mendapatkan tiket ke Piala Dunia U-17 2025 di Qatar.

(Sumber: Antara)

x|close