Ntvnews.id, Jakarta - Paris Saint Germain (PSG) berhasil menjadi juara Ligue 1 musim 2024/2025 setelah menumbangkan Anges dengan skor 1-0 di matchday ke 28 di Stadion Parc des Princes pada Sabtu malam, 5 April 2025.
Meskipun sudah dipastikan menjadi juara Ligue 1, PSG nyatanya masih menyisakan enam pertandingan. skuad asuhan Luis Enrique sudah mengumpulkan poin 74 dan tidak akan terkejar oleh AS Monaco yang berada di peringkat kedua dengan 50 poin.
Baca Juga: Timnas U-17 Indonesia Cetak Sejarah, Kalahkan Korea Selatan di Laga Pembuka Grup C
Ini merupakan gelar Ligue 1 keempat secara beruntun bagi PSG, dan gelar ke-11 mereka dalam 13 musim terakhir. Hal ini juga sekaligus memberikan gambaran dominasi PSG di kompetisi domestik sejak diambil alih oleh Qatar Sports Investments pada 2011.
+1 ???????? pic.twitter.com/oVdNNJ6RaR
— Paris Saint-Germain (@PSG_inside) April 5, 2025
Total PSG memiliki 13 gelar Ligue 1. Catatan itu lebih banyak tiga gelar dari St Etienne, yang merupakan klub tersukses kedua di Liga Prancis dengan sepuluh gelar, tetapi mereka telah lama puasa gelar liga sejak 1981.
PSG masih tidak terkalahkan setelah memainkan 28 pertandingan, dengan 23 kemenangan dan lima kali imbang. Mereka sedang berada di jalur untuk menjadi juara Ligue 1 tanpa menelan satu kekalahan pun.
Tim terdekat dengan pencapaian itu adalah Nantes, yang tidak terkalahkan dalam 32 pertandingan sebelum kalah satu kali dalam perjalanan mereka untuk memenangi gelar Liga Prancis pada musim 1994/1995.
Ukiran Nantes itu didapat saat tim-tim peserta Ligue 1 masih memainkan total 38 pertandingan dalam semusim. Sedangkan PSG hanya akan memainkan 34 pertandingan pada musim ini, sebab Liga Prancis telah memangkas jumlah peserta dari 20 klub menjadi 18 klub.
Kepastian mengunci gelar juara Ligue 1 juga memberi kesempatan bagi PSG untuk mempersiapkan diri lebih maksimal menjelang leg pertama perempat final Liga Champions menjamu Aston Villa pada Rabu (10/4) waktu setempat.
Terlebih, PSG sudah mendapat lampu hijau dari Ligue 1 menunda laga pekan ke-29 melawan Nantes demi memberi kesempatan tim ibu kota itu memulihkan kebugaran pemain di antara dua leg perempat final Liga Champions kontra Aston Villa.