Tips Aman Mengendarai Mobil Listrik di Musim Hujan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 3 Feb 2025, 12:15
thumbnail-author
Muhammad Hafiz
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Ilustrasi berkendara saat turun hujan. Ilustrasi berkendara saat turun hujan. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Memasuki musim penghujan, para pemilik kendaraan listrik di Indonesia perlu memahami cara merawat dan menggunakan mobil mereka agar tetap dalam kondisi prima, tak terkecuali saat menghadapi genangan air atau hujan deras.

Manager Aftersales Hyundai Gowa, Widi Mulyadi, mengungkapkan bahwa kekhawatiran para pengendara mobil listrik ketika melewati genangan air atau banjir adalah hal yang wajar. Namun, menurutnya, rasa cemas tersebut sebenarnya tidak perlu dirasakan, terutama bagi pengguna mobil listrik Hyundai seperti Ioniq 5, Ioniq 6, dan Kona Electric.

"Mobil listrik Hyundai sebetulnya aman jika terkena genangan air, asalkan air tidak naik sampai menutupi roda mobil. Mobil listrik Hyundai telah dirancang dengan perlindungan khusus terhadap air, termasuk baterai yang tertutup rapat dan sistem kelistrikan yang terisolasi dengan baik,” jelas Widi Mulyadi dalam keterangan resminya, Senin, 3 Februari 2025.

Baca juga: Mobil Sport Toyota Supra Tabrak Tiang Lampu di Bundaran HI, 2 Orang Luka-luka

Perlindungan Khusus untuk Mobil Listrik Hyundai
Widi menambahkan bahwa kendaraan listrik Hyundai sudah dilengkapi dengan isolasi yang kuat serta sertifikasi IP (Ingress Protection) untuk melindungi baterai dan sistem kelistrikan dari air dan debu.

"Semakin tinggi IP yang dimiliki, maka perlindungan terhadap air juga semakin besar," tambahnya.

Meski demikian, Widi tetap mengingatkan bahwa pengguna mobil listrik harus memahami batasan kendaraan mereka saat melewati genangan air.

Tips Aman Berkendara Mobil Listrik di Musim Hujan

Selain memastikan mobil listrik Hyundai aman dari risiko kerusakan akibat air, Widi juga memberikan beberapa tips untuk menjaga keselamatan berkendara di musim hujan:

1. Ganti Karet Wiper Secara Berkala

Kondisi hujan deras bisa mengurangi jarak pandang pengemudi. Oleh karena itu, penting untuk mengganti karet wiper jika sudah terlihat adanya goresan di kaca depan. Wiper yang berfungsi optimal akan membantu menjaga visibilitas saat berkendara.

2. Periksa Kondisi Ban

Pastikan ban mobil memiliki tapak yang cukup dalam. Ban yang sudah aus dapat meningkatkan risiko selip, terutama di jalanan basah. Tapak ban yang baik membantu menjaga traksi dan mengurangi risiko kecelakaan.

3. Perhatikan Kondisi Baterai

Selalu cek daya baterai sebelum berkendara, apalagi saat cuaca hujan deras. Hal ini penting untuk memastikan kendaraan memiliki daya yang cukup dan menghindari risiko kehabisan baterai di tengah perjalanan.

4. Siapkan Perlengkapan Darurat

Bawa perlengkapan darurat seperti jas hujan, payung, kotak P3K, dan obat-obatan pribadi. Peralatan ini akan sangat berguna dalam situasi darurat, misalnya jika harus keluar dari kendaraan saat hujan deras atau menghadapi insiden di jalan.

Dengan memahami tips di atas, pengguna kendaraan listrik diharapkan dapat berkendara dengan lebih aman dan nyaman meski di tengah cuaca yang kurang bersahabat.

(Sumber: Antara)

x|close