Cak Imin: Jakarta Sudah Penuh, Jangan Bawa yang Tidak Punya Skill

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 28 Mar 2025, 03:57
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Muhaimin Iskandar atau Cak Imin buka suara soal target 100 hari pertama jadi Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Ntvnews.id/Muslimin Trisyuliono). Muhaimin Iskandar atau Cak Imin buka suara soal target 100 hari pertama jadi Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Ntvnews.id/Muslimin Trisyuliono).

Ntvnews.id, Jakarta - Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar, atau yang akrab disapa Cak Imin, menekankan pentingnya keterampilan bagi masyarakat yang berencana mencari penghidupan di Jakarta.

Ia mengimbau agar para pemudik tidak membawa anggota keluarga ke Jakarta jika mereka belum memiliki keterampilan yang memadai. Cak Imin menyoroti kondisi ibu kota yang sudah padat penduduk.

"Kepada seluruh masyarakat yang mau mudik, salam untuk keluarga. Baliknya nanti ke Jakarta sudah penuh, jangan bawa yang tidak memiliki skill," ujar Cak Imin kepada wartawan saat melepas pemudik dalam acara Mudik Gratis PKB 2025 di halaman DPP PKB, Jakarta Pusat, Rabu, 26 Maret 2025.

Sebelum melepas rombongan pemudik, Cak Imin meninjau bus-bus yang berjejer di sepanjang Jalan Raden Saleh, Jakarta Pusat. Pelepasan dilakukan secara simbolis dengan pengibaran bendera PKB di depan salah satu bus yang akan berangkat.

Baca Juga: Komitmen Berangkatkan Pelanggan Setianya Mudik Aman Sampai Tujuan

"Harapannya dengan mudik gratis ini bisa meringankan semangat mudik agar lebih mudah, lancar, membahagiakan, sehat, dan ini merupakan bagian dari bantuan teman-teman PKB untuk masyarakat," kata Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat tersebut.

Menurutnya, mudik merupakan tradisi yang harus terus dilestarikan. Ia pun berpendapat bahwa mudik menjadi kesempatan bagi perantau untuk melepas rindu dengan kampung halaman serta bertemu dengan keluarga tercinta.

"Moga-moga ketemu keluarga dalam keadaan sehat dan lancar, semua bahagia. Uang tabungannya bawa ke kampung, berdayakan UMKM di kampung," tuturnya.

Tahun ini, PKB menyediakan 20 bus dalam program Mudik Gratis yang diberangkatkan dalam dua tahap. Diperkirakan ada sekitar seribu penumpang yang akan menuju berbagai daerah di Jawa, seperti Demak, Semarang, Yogyakarta, Klaten, dan Surabaya.

Selain itu, Cak Imin mengajak pemudik membelanjakan uang mereka di kampung halaman guna menggerakkan perekonomian daerah. Program mudik gratis ini, menurutnya, bertujuan untuk meringankan beban masyarakat sehingga mereka bisa pulang kampung tanpa biaya transportasi.

Baca Juga: Gratis! Warga Bisa Titip Kendaraan di Polresta Bandara Soetta selama Mudik

"Dengan harapan meringankan semangat mudik agar lebih mudah, lebih lancar, membahagiakan, dan sehat. Dan ini semua bagian dari bantuan seluruh teman-teman DPP PKB kepada seluruh masyarakat yang ingin menjadi bagian dari mudik tahun ini," jelasnya di kantor DPP PKB.

Ia juga mendorong agar tabungan pemudik digunakan untuk mendukung usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di daerah asal mereka.

"Uang tabungannya belanjakan sebanyak-banyaknya di kampung. Kalau perlu habiskan di kampung. Yang penting untuk memberdayakan UMKM," tegasnya.

Selain itu, Cak Imin mengingatkan para pemudik untuk membantu saudara mereka di kampung. Namun, ia berpesan agar tidak membawa orang-orang yang belum memiliki keterampilan ke Jakarta untuk mencari pekerjaan.

"Kepada seluruh masyarakat yang mau mudik, salam untuk keluarga. Baliknya nanti ke Jakarta sudah penuh, jangan bawa yang tidak memiliki skill," ujar Cak Imin.

 c

x|close