Peraih Nobel Muhammad Yunus Jadi PM Sementara Bangladesh Gantikan Sheikh Hasina

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 7 Agu 2024, 09:41
Adiansyah
Penulis
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Muhammad Yunus Muhammad Yunus (muhammadyunus.org)

Ntvnews.id, Bangladesh - Peraih Nobel Muhammad Yunus terpilih untuk memimpin pemerintahan sementara Bangladesh. Keputusan ini diambil usai pertemuan penting yang dipimpin oleh Presiden Bangladesh Mohammed Shahabuddin.

Perkembangan ini terjadi sehari setelah Sheikh Hasina mengundurkan diri sebagai Perdana Menteri dan meninggalkan negara tersebut.

Yunus dikenal sebagai 'bankir bagi masyarakat miskin' karena karyanya dalam memerangi kemiskinan, adalah pilihan utama para mahasiswa yang melakukan protes untuk menjadi penasihat utama pemerintah sementara.

Baca Juga: 

Kerusuhan Makin Mencekam, Uni Eropa Desak Bangladesh untuk Lakukan Hal Ini

Ini Kekayaan Fantastis PM Bangladesh yang Kabur di Tengah Kerusuhan Mencekam

Usulan mahasiswa untuk menjadikannya pemimpin pemerintahan sementara diterima dalam pertemuan tersebut. Pertemuan tersebut dihadiri oleh para mahasiswa yang memimpin agitasi kuota, dan ketua tiga angkatan.

Muhammad Yunus <b>(muhammadyunus.org)</b> Muhammad Yunus (muhammadyunus.org)

Mahasiswa yang melakukan aksi mengatakan, mereka yakin bahwa pemerintahan sementara akan segera dibentuk di bawah kepemimpinan Yunus.

Mengutip dari India Today, Rabu, 7 Agustus 2024, mereka telah menyerahkan daftar nama termasuk 10-14 orang terkemuka untuk menjadi bagian dari pemerintahan sementara.

Muhammad Yunus yang kini berusia 83 tahun ini dianugerahi Hadiah Nobel Perdamaian pada tahun 2006 atas karya pionirnya dalam membantu jutaan orang keluar dari kemiskinan.

Halaman
x|close