Bangun Jembatan Perahu di Desa Terpencil Pake Uang Pribadi, Pria Ini Malah Dipenjara

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 18 Sep 2024, 01:55
Dedi
Penulis
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Pria Bangun Jembatan Malah Dipenjara Pria Bangun Jembatan Malah Dipenjara (Oddity Central)

Ntvnews.id, Jakarta - Seorang pria asal Tiongkok yang membangun jembatan ponton untuk desa terpencil menggunakan uang pribadi, beberapa kali dikenakan denda dan akhirnya dijebloskan ke penjara karena membangunnya tanpa izin resmi.

Sebelum tahun 2005, Desa Zhenlin yang terletak di Provinsi Jilin, Tiongkok bagian utara, sepenuhnya terisolasi oleh Sungai Taoer. Akibatnya, penduduk harus melakukan perjalanan sejauh 70 kilometer untuk mencapai jembatan terdekat.

Situasi tersebut berubah ketika seorang warga desa bernama Huang Deyi, yang sebelumnya mengoperasikan feri kecil untuk menghubungkan desa, memutuskan untuk melakukan hal yang diabaikan oleh pemerintah setempat membangun jembatan kecil melintasi sungai tersebut.

Melansir Oddity Central, jembatan ponton sederhana yang dibangun Huang disambut baik oleh masyarakat setempat. Mereka rela membayar tol kecil kepada Huang karena jauh lebih murah dan menghemat waktu, dibandingkan harus menempuh 70 km ke jembatan resmi terdekat.

Usaha Huang berjalan lancar, dan pada tahun 2014, bersama dengan 17 warga desa lainnya, dia memperkuat jembatan itu dengan mengelas 13 perahu logam sehingga bisa menopang kendaraan yang lebih berat. 

Pria Bangun Jembatan Malah Dipenjara <b>(Oddity Central)</b> Pria Bangun Jembatan Malah Dipenjara (Oddity Central)

Namun, empat tahun kemudian, Otoritas Urusan Air Taonan memerintahkan pembongkaran jembatan tersebut, menuduh Huang dan keluarganya mengambil keuntungan secara ilegal dari jembatan tersebut.

Pembongkaran jembatan tidak mengakhiri masalah bagi Huang, karena pada tahun 2019, dia bersama beberapa anggota keluarganya ditahan dan dituntut dengan berbagai tuduhan, termasuk mendapatkan total 44.000 yuan (sekitar Rp 95 juta) dari kendaraan yang melintas di jembatannya antara tahun 2014 hingga 2018.

Penyelidikan lebih lanjut mengungkapkan bahwa Huang telah mengumpulkan lebih dari 52.000 yuan (sekitar Rp 112 juta) dari kendaraan sejak tahun 2005. Awalnya, dia dijatuhi hukuman penjara selama 2 tahun dan masa percobaan selama 2 tahun.

Pria Bangun Jembatan Malah Dipenjara <b>(Oddity Central)</b> Pria Bangun Jembatan Malah Dipenjara (Oddity Central)

Huang Deyi mengajukan banding terhadap putusan pengadilan, mengakui bahwa jembatannya memang belum mendapatkan izin dari otoritas setempat. Namun, dia menyatakan bahwa tujuannya hanyalah membantu penduduk setempat.

Dalam hal pengumpulan uang, Huang menyebut bahwa jumlah keuntungan yang disebutkan telah dilebih-lebihkan oleh jaksa, mengingat bahwa kedua jembatan yang dia bangun di atas Sungai Taoer menghabiskan lebih dari 130.000 yuan (sekitar Rp 281 juta).

Banding pertama Huang ditolak oleh pengadilan pada tahun 2021, tetapi dia mengajukan banding ulang ke Pengadilan Rakyat Menengah Baicheng yang lebih tinggi pada Juni 2023. Saat ini kasusnya sedang ditinjau.

Setelah munculnya kontroversi terkait jembatan yang dibangun oleh Huang Deyi, pihak berwenang berjanji akan membangun jembatan di atas Sungai Taoer yang lebih dekat dengan Desa Zhenlin, namun janji tersebut belum dipenuhi sampai sekarang.

Halaman
x|close