Ukir Sejarah, Indonesia Jadi Juara Dunia Football Manager

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 2 Sep 2024, 08:30
Marco Tampubolon
Penulis & Editor
Bagikan
Ichsan Rahmat Taufiq (miracle), Manager dari Indonesia dan Budi Muhamad Manar Hidayat (wednesday), Assistant Manager dari Indonesia, berpose bersama host Spencer Owen usai memenangkan Football Manager final melawan Sven Goly (Svonn), Manajer dari Jerman dan Tery Whenett (FMZweierkette), Asisten Manajer dari jerman pada 1 September 2024 in Liverpool, Inggris. (Photo by Gonzalo Arroyo - FIFA/FIFA ) Ichsan Rahmat Taufiq (miracle), Manager dari Indonesia dan Budi Muhamad Manar Hidayat (wednesday), Assistant Manager dari Indonesia, berpose bersama host Spencer Owen usai memenangkan Football Manager final melawan Sven Goly (Svonn), Manajer dari Jerman dan Tery Whenett (FMZweierkette), Asisten Manajer dari jerman pada 1 September 2024 in Liverpool, Inggris. (Photo by Gonzalo Arroyo - FIFA/FIFA ) (FIFA)

Ntvnews.id, Jakarta - Manajer Ichsan Taufiq dan asistennya Manar Hidayat dari Indonesia mengukir sejarah di kompetisi e-sport FIFA World Cup yang kali pertama menampilkan Footbal Manager. Acara ini Berlangsung di Exhibition Centre Liverpool, 28 Agustus - 1 September 2024. 

FIFAe World Cup yang menampilkan Football Manager mempertemukan 20 pemain dari seluruh dunia. Masing-masing atlet didampingi oleh asisten manajer. Berpartisipasi dalam format unik selama empat hari, Ichsan Taufiq bersama asisten manajer, Manar Hidayat tampil memukau dan keluar sebagai pemenang, mengangkat trofi, dan menerima medali emas yang baru diciptakan.

Baca juga: Presiden FIFA Gianni Infantino Ucapkan Selamat HUT RI ke-79

Kompetisi Football Manager terdiri dari babak penyisihan grup dan babak sistem gugur, dengan babak penyisihan grup berlangsung selama empat hari dan babak sistem gugur pada hari terakhir. Pemain diundi ke dalam kelompok, masing-masing mewakili satu klub, dengan empat tim teratas maju ke babak sistem gugur, yang dimainkan dalam mode draft fantasi.

Di babak final, Taufik dan Manar yang bergabung di tim Miracle sukses mengalahkan wakil Jerman, Svonn. Di game pertama mereka menang 3-0 dan di game 2 menang 5-2. 

LIVERPOOL, ENGLAND - SEPTEMBER 01: Arron Falloon (RDF_Tactics), Manager dari Inggris dan Ichsan Rahmat Taufiq (miracle), Manajer dari Indonesia di semi-final FIFAe World Cup&trade; featuring Football Manager di Exhibition Centre Liverpool 1 September 2024.. (Photo by Alex Livesey - FIFA/FIFA via Getty Images) <b>(FIFA)</b> LIVERPOOL, ENGLAND - SEPTEMBER 01: Arron Falloon (RDF_Tactics), Manager dari Inggris dan Ichsan Rahmat Taufiq (miracle), Manajer dari Indonesia di semi-final FIFAe World Cup™ featuring Football Manager di Exhibition Centre Liverpool 1 September 2024.. (Photo by Alex Livesey - FIFA/FIFA via Getty Images) (FIFA)

Setiap pemenang grup juga akan mendapat undangan untuk mengunjungi klub masing-masing dan berkesempatan untuk mempelajari lebih lanjut tentang industri sepak bola tradisional.

Legenda Chelsea, John Terry tampil sebagai tamu istimewa pada acara ini. Dia kemudian memberikan wawasan kepada para atlet yang sangat menginspirasi anggota komunitas. 

"Ini adalah pertama kalinya saya menghadiri acara esports global, dan saya benar-benar terkesan – tidak hanya oleh acara itu sendiri, tetapi juga oleh pengetahuan dan pemahaman sepak bola yang mendalam dari para pesaing. Selamat kepada Ichsan dan Manar (dari Indonesia).”

Sementara itu, Acara FIFAe Next Gen juga menampilkan FIFAe Fame Your Game Cup, sebuah pameran seluler eFootball. Thawatchai 'Talonesui' Noongam dari Thailand keluar sebagai pemenang dalam kompetisi esports seluler pertama FIFAe, menunjukkan keahliannya melawan beberapa pemain seluler eFootball terbaik di dunia.

“Acara FIFAe Next Gen mewakili langkah maju yang penting dalam ambisi kami untuk mengembangkan lanskap esports sepak bola yang lebih luas, menyatukan komunitas-komunitas yang penuh semangat dan menampilkan judul-judul seperti Football Manager dan eFootball," kata Christian Volk, Direktur eFootball dan Gaming di FIFA dalam rilis yang diterima Ntvnews. 

"Dengan warisan sepak bola Liverpool yang kaya dan fasilitas mutakhir, Liverpool pilihan ideal untuk jadi tuan rumah acara ini, dan kota ini benar-benar unggul dalam perannya minggu ini.” 

Halaman
x|close